Review Sepatu Consina Seri Futura

Review Sepatu Consina Seri Futura

Bagi kamu penggemar kegiatan luar ruang, Sepatu Gunung merupakan salah satu ceklist penting yang harus kamu miliki atau persiapkan selain logistik pada saat melakukan manajemen perjalanan.

Dan salah satu merk sepatu gunung yang menjadi favorit para pendaki adalah brand consina. Tahun 2015, Consina mengeluarkan sepatu gunung yang cukup menyita perhatian para pendaki dengan produk Consina Futura.

Agar tidak membuat penasaran, kami memiliki kesempatan untuk melakukan review terkait sepatu consina seri futura ini, berikut hasil reviewnya.

Tentang Sepatu Consina Futura

Secara visual, series sepatu consina futura adalah jenis sepatu gunung mid series yang diluncurkan oleh brand Consina untuk menguji pasar sepatu gunung di Indonesia, yang sedang hype-hypenya trend pendakian.

review sepatu consina futura

Sepatu ini dibuat bukan dari Indonesia, terbukti dari tag yang menggunakan bahasa China.

Bahan yang mereka gunakan menurut tag yang terlampir adalah unobteex. Tim kami mencoba menelusuri bahan ini dari sumbernya. Bahan Unobteex adalah bahan waterproof yang memiliki grade mirip seperti Goretex.

Namun bahan ini masih jauh dari kata Waterproof secara teknis, jika water repealant, maka jelas bahan ini memenuhi standarnya.

Sepatu ini dibanderol dengan harga cukup mahal untuk test ombak, sekitar Rp950.000 jika dilihat di situs resminya.

Yang menarik selain dari bahan, sepatu ini ternyata dipersenjatai dengan sol Vibram yang sering dielu-elukan oleh banyak brand sebagai sole yang terbaik.

Bahan Sol Consina Futura dengan Tag Fibram

Review Penggunaan

Untuk mencoba sepatu ini dengan kondisi real di lapangan, kami memilih gunung ciremai . Bukan tanpa alasan, jalur pendakian yang didominasi trek menanjak dan akar, menjadikan tempat ini cocok menguji sepatu gunung.

Dari hasil perjalanan yang kami lakukan, bahan unoobtex memang mampu menjaga kaki kami tetap kering, namun sayangnya sol vibram tidak bersahabat dengan kontur gunung ciremai.

Beberapa kali saat menemukan trek akar basah, kami tergelincir. Sehingga butuh berhati-hati atau berpegangan.

Mungkin ini sebabnya mereka membuat seri sepatu ini memiliki tinggi diatas mata kaki, atau Mid Series. Karena untuk meminimalisir terkilir.

Pasca Penggunaan Satu Tahun

Kami telah menggunakan sepatu ini selama satu tahun, dan bahan unobtex ini perlu mendapatkan perhatian saat proses pembersihan.

Pasalnya ketika dibersihkan menggunakan sikat, lapisan water repealant yang dimiliki dapat terkikis dan menjadikan sepatu tak lagi bisa menolak air.

Kami mendapati di pendakian berikutnya, kaus kaki yang kami gunakan basah, walau kaki saya tidak biasanya berkeringat. Saat di cek, ternyata memang basah berasal dari resapan air dari bagian luar sepatu.

Untuk mengatasinya, kami berencana melakukan perawatan water proofing. Artikel terkait ini akan kami jelaskan di artikel berikutnya.

Kesimpulan

Dengan kondisi ini, mungkin harga Rp950.000 yang dibanderol memang setimpal dengan bahan, tapi tidak dengan penggunaannya. Sehingga mungkin kamu perlu mempertimbangkan baik-baik saat hendak membeli sepatu ini.

Leave a Reply