10 Hal Penting Yang Harus Kamu Lakukan Sebagai Langkah Persiapan Sebelum Mendaki Gunung

10 Hal Penting Yang Harus Kamu Lakukan Sebagai Langkah Persiapan Sebelum Mendaki Gunung

Melakukan pendakian tidak bisa sekedar Lets and Go. Ada langkah persiapan sebelum mendaki gunung yang perlu kamu ketahui, agar kamu bisa mendaki dengan aman dan nyaman.

Berencana mendaki gunung, apakah ini pertama kalinya atau kamu termasuk yang paling sering mendaki?

Bahkan seorang pendaki gunung seniorpun tidak bisa meremehkan perihal persiapan sebelum mendaki ini.

Tips Penting: Persiapan Sebelum Mendaki Gunung, Untuk Siapapun.

Kami pernah menulis tentang Manjemen Perjalanan, dimana didalam artikel tersebut disebutkan juga tentang manajemen yang perlu dilakukan sebelum mendaki gunung.

Gunung kini menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi oleh pendaki di Akhir pekan, apalagi setelah maraknya film 5 cm pada tahun 2012.

Dengan merebaknya pendakian yang timbul akibat hype tersebut, diantara para pendaki gunung banyak yang tidak menyadari pentingnya melakukan persiapan-persiapan di bawah ini:

Disclaimer : artikel ini lebih dari 1000 kata, jika ingin menghemat kuota, kalian bisa mendownload ebooknya dan dibaca melalui smartphone kalian kapanpun

1. Mengumpulkan Informasi Tentang Destinasi

Pentingnya mengumpulkan informasi terkait destinasi yang akan kita tuju, akan mempermudah kita dalam mempersiapkan segala kemungkinan yang ada.

Informasi-informasi penting seperti : nomor telepon base camp ranger gunung yang bertugas untuk menjaga kawasan gunung yang hendak kita tuju, informasi transportasi yang dibutuhkan untuk menuju dan kembali dari gunung, hingga informasi fasilitas publik yang diperlukan jika dalam keadaan darurat, seperti pos polisi/polsek setempat, rumah sakit/fasilitas kesehatan lain.

Selain informasi penting, kita juga bisa mencari informasi terkait jalur yang akan di tempuh selama mendaki gunung, kondisi medan yang kadang berbeda antara satu gunung dengan gunung lain, menjadikan bawaan atau perlengkapan yang kita butuhkan bisa berbeda-beda.

2. Persiapan Fisik Sebelum Pendakian

Mendaki gunung bisa sangat melelahkan, apalagi kondisi fisik tiap orang atau anggota yang hendak ikut bisa berbeda satu sama lain.

Untuk menjaga stamina selama pendakian, persiapan fisik perlu dilakukan. Aktivitas latihan persiapan fisik sebelum mendaki bisa dilakukan dengan:

  • Latihan berjalan mengikuti ritme tertentu
  • Latihan menggendong beban/membawa carrier (ransel)
  • Latihan fisik seperti: berlari, berenang, atau aerobik (bertujuan agar menjaga ritme napas tetap teratur).

Mengkonsumsi multivitamin untuk mencukupi kebutuhan gizi selama proses latihan ini juga bisa dilakukan sebagai langkah tambahan, agar tubuh mendapat asupan nutrisi yang tepat dan menjaga daya tahan tubuh.

3. Melakukan Medical Checkup

Beberapa anomali terhadap kondisi kesehatan bisa muncul saat mendaki gunung. Untuk mencegah atau mengantisipasi hal tersebut, kita bisa melakukan proses medical checkup di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang sering kita kunjungi.

Lakukan konsultasi dengan dokter langganan anda terkait rencana mendaki gunung.

Banyak dari pendaki gunung melewatkan langkah ini, padahal melakukan medical checkup adalah langkah penting. Bagaimanapun, seorang tenaga medis sudah memiliki kemampuan untuk menganalisa kondisi kesehatan tubuh kita.

4. Penuhi Nutrisi Tubuh Dengan Konsumsi Makanan Bergizi

Selain latihan fisik, tubuh juga perlu mendapatkan nutri yang baik sebelum proses pendakian.

Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh selain vitamin, adalah mineral. Terutama Zink, Magensium, Potasium dan Natrium.

Ketiga mineral diatas adalah mineral penting yang menjaga metabolisme dalam tubuh kita berjalan dengan optimal. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dengan banyak mengkonsumsi makanan kaya protein seperti Protein Nabati dari kacang-kacangan, hingga protein hewani yang kaya akan Omega.

5. Mempersiapkan Daftar Perlengkapan Yang Hendak Di Bawa

Menyiapkan ceklist atau daftar perlengkapan yang hendak dibawa menjadi poin penting lainnya.

Perlu di ingat bahwa kita hendak mendaki gunung, bukan pergi dari rumah dan pindah ke tempat lain untuk jangka waktu lama.

Daftar perlengkapan ini bisa meliputi: Jumlah pakaian yang hendak dibawa, jenis pakaian yang hendak di bawa, jumlah dan jenis konsumsi selama awal perjalanan hingga kembali ke rumah.

Kami sudah mencantumkan hal ini dalam manajemen perjalanan, sehingga anda bisa mengunjungi artikel tersebut untuk mengetahui checklist apa yang sebaiknya anda siapkan.

6. Mempersiapkan Keuangan

Dalam hal persiapan keuangan ini, kita harus memperhatikan point yang lebih penting daripada sekedar “berapa jumlah uang yang harus dibawa”.

Keuangan disini lebih kepada dana yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan bagaimana kita menyimpannya.

Kita tidak akan pernah tahu bekal uang tunai yang kita bawa akan mencukupi selama perjalanan, atau jika suatu keadaan darurat melanda, dimana kita bisa menemukan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terdekat.

7. Jangan lupakan P3K

Obat-obatan adalah hal krusial yang perlu kita bawa, terutama obat luka dan plaster penutup luka.

Kondisi alam liar sangat tidak terduga, dan ada bahaya yang selalu menyertainya. Tidak ada salahnya untuk mempersiapkan obat-obatan yang bisa kita andalkan dalam keadaan darurat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tim medis.

Obat-obatan yang bisa kita persiapkan antara lain : Obat alergi, obat anti inflamasi (gigitan serangga), Obat anti ruam, obat antiseptik berbasis Iodin, dan sebagainya.

8. Menghemat ruang dengan membawa barang berfungsi ganda.

Karena keterbatasan ruang simpan di Tas Ransel, adakalanya kita perlu mengakali barang-barang yang kita bawa dengan menemukan benda-benda yang berfungsi ganda.

Maksudnya adalah membawa benda yang bisa dimanfaatkan fungsinya untuk hal selain yang semestinya.

Sebagai contoh, kami biasa meletakan obat-obatan dalam sebuah kotak makan, yang bisa kami fungsikan untuk menjadi ruang penyimpanan logistik/makanan yang akan kami nikmati di base camp.

Atau membawa Jas hujan berjenis ponco yang juga bisa dimanfaatkan sebagai bivoack darurat, jika kami harus membangun perlindungan darurat bila hujan tiba-tiba menerjang, dsb.

9. Menyiapkan surat-surat perijinan, Identitas diri, dan nomor telepon darurat

Walau saat melakukan pengurusan Surat Izin Pendakian atau Surat Izin Memasuki Kawasan Suaka kita akan diminta berbagai informasi terkait diri kita sendiri, namun tidak ada salahnya mempersiapkan hal ini secara terpisah dalam ransel kita.

Tujuannya agar mempersiapkan kondiri terburuk, jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi dalam proses perjalanan dari dan sekembalinya.

10. Hubungi Keluarga Terdekat

Langkah terakhir yang perlu kita lakukan sebagai persiapan sebelum mendaki gunung adalah menghubungi keluarga terdekat, bahwa kita hendak mendaki gunung sesuai dengan kurun waktu yang sudah direncanakan.

Pastinya pada saat melakukan ini, akan muncul dilema oleh keluarga. Namun jika anda sudah merencanakan semuanya dengan baik, pihak keluarga akan menerima dan mengizinkan kita pergi.

Menghubungi pihak keluarga terdekat bisa menjadi langkah penting, apabila ada hal yang tidak terduga terjadi selama proses perjalanan dan pendakian.

kesemua persiapan sebelum mendaki gunung yang kami sebutkan mungkin tidak semuanya harus anda lakukan. Namun penting adanya untuk melakukan hal diatas, agar petualangan anda berjalan sesuai dengan rencana.

Leave a Reply